25 C
Kendari
Friday, May 24, 2024
spot_img

DPRD Kolaka Apresiasi Gerak Cepat PT CNI Tangani Banjir Akibat Bencana Alam

SIBERKITA.COM, KOLAKA– Pimpinan dan Anggota DPRD kabupaten Kolaka memberikan apresiasi pada PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) yang dengan cepat menangani musibah banjir akibat bencana alam di wilayah Pondre, kecamatan Wolo.
Ketua DPRD Kolaka Syaifullah Halik yang memimpin kunjungan di Desa Pondre, atas kejadian musibah banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi, Jumat (27/08/2021), merespon dan mengapresiasi apa yang dilakukan PT CNI dalam menangani hal itu, termasuk melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat bersama tokoh masyarakat.
“Perlu direspon karena PT Ceria langsung melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terkena dampak, termasuk langsung membantu melakukan pembersihan rumah dan area pemukiman warga yang terdampak banjir,” katanya.
Sementara itu, Ketua komisi II DPRD Kolaka Asmani Arif saat bertemu dengan petani sawah menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi di daerah itu. Kata dia, pihaknya akan menyampaikan kepada Pemda melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta pihak perusahaan PT CNI agar secepatnya memberikan bantuan yang bersifat urgen, serta mengupayakan perbaikan yang dianggap penyebab meluapnya air, seperti pendangkalan sungai dan perbaikan saluran air.
“Atas kejadian ini tentu kami tak akan tinggal diam, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah,  Perusahaan dalam hal ini PT Ceria untuk menanggulangi dan menangani kejadian ini secepatnya, sehingga beban penderitaan masyarakat tidak berlarut, ” harap putri Wolo ini.
Menurut Asmani, bencana banjir di daerah itu memang sudah sering terjadi sejak dulu. Untuk itu, dia berharap semua pihak dapat mengambil pelajaran dari musibah ini, agar lebih memperhatikan keseimbangan alam, sehingga dapat tercipta keharmonisan hidup antara manusia dengan alam sekitar tempat tinggalnya.
Sebelumnya, pada Rabu, 25 Agustus 2021 malam terjadi hujan deras  yang mengguyur wilayah kecamatan Wolo, mengakibatkan meluapnya debit air sungai, sehingga terjadi genangan air di area persawahan disekitar pemukiman warga, juga berdampak pada rusaknya beberapa pematang sawah milik petani di Desa Pondre. Selain itu, air memasuki rumah warga dan beberapa areal perkebunan warga.
Sementara itu, Kabid pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Bustan yang dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (28/08/2021) mengatakan, berdasarkan data dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas curah hujan pada bulan Agustus cukup tinggi, termasuk di kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka.
“Kejadian (banjir) di kecamatan Wolo akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Itu berdasarkan data BMKG,” kata Bustan.
Dia menilai, intensitas curah hujan yang tinggi tersebut telah menyebabkan sejumlah tanaman warga ikut terendam. Menurutnya, kejadian ini dikategorikan bencana alam, sebab di dalamnya ada kerusakan alam dan kerugian materi yang dialami warga.
“Termasuk bencana alam, karena didalamnya ada kerusakan alam dan kerugian materi,” ungkap Bustan. (AS)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles