23.2 C
Kendari
Monday, May 20, 2024
spot_img

Kasatker BPPW Sultra Tinjau Progres Kegiatan Program Kotaku di Kabupaten Kolaka

Saat peninjauan progres program Kotaku di kecamatan Pomalaa

SIBERKITA.COM, KOLAKA–Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (SATKER BPPW) Sulawesi Tenggara Ir. Heber Pandin, ST, MT  meninjau pelaksanaan kegiatan pembangunan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara, Senin (9/8/2021).

Dalam kunjungannya kali ini Kasatker bersama tim BPPW Sultra yang didampingi Koordinator Kota 2 Program Kotaku Kolaka, Drs Masrik meninjau progres pembangunan Taman Mitigasi Bencana di Kelurahan Sea, kecamatan Latambaga yang didanai Kementerian PUPR melalui program Kotaku skala kawasan.

Dalam kesempatan tersebut, secara umum Heber mengungkapkan kedatangan mereka untuk melihat langsung progres pembangunan sarana yang telah dikerjakan.

“Hari ini kami dari BPPW meninjau pelaksanaan pembangunan Program Kotaku Skala Kawasan untuk melihat secara langsung sejauh mana progres pembangunannya,” katanya.

Progres Taman Mitigasi Bencana di kelurahan Sea, Latambaga

Dikatakan Heber, program Kotaku merupakan salah satu strategi Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia yang bertujuan meningkatkan akses dan infrastruktur serta pelayanan dasar pemukiman kumuh perkotaan hingga terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Heber berharap pembangunan Taman Mitigasi Bencana dan sarana lainnya yang dibangun melalui Program Kotaku Skala Kawasan dapat berjalan sesuai schedule yang telah ditetapkan.

“Kami sangat berharap  pelaksanaan kegiatan di lapangan sudah sesuai tahapan rencana dan kalau bisa  lebih dipercepat. Selain itu pendampingan dan kekompakan tim pendamping tetap ditingkatkan agar tujuan dari program dapat tercapai,” kata Heber.

Sementara itu, Korkot 2 Program Kotaku Kolaka, Masrik mengungkapkan Program Kotaku tahun ini di Kabupaten Kolaka membiayai dua kegiatan yakni skala kawasan yang menelan anggaran  sebesar Rp 26 miliar.

Anggaran sebesar itu jelas Masrik digunakan untuk membiayai pembungunan Taman Mitigasi Bencana beserta sarana pendukung lain, di antaranya jalan, drainase, penerangan dan fasilitas lainnya.

Sementara untuk skala lingkungan lanjut Masrik, pembangunan Kotaku dilaksanakan di 8 kelurahan yakni kelurahan Latambaga, Kecamatan Latambaga, kelurahan Laloeha dan Lalombaa di kecamatan Kolaka, kelurahan Lamekongga di Kecamatan Wundulako, kelurahan Puundoho Kecamatan Baula, kelurahan Tonggoni, dan Dawi-Dawi di Kecamatan Pomalaa, serta kelurahan Polinggona di kecamatan Polinggona.

“Alhamdulillah baik program Kotaku skala kawasan maupun skala lingkungan saat ini semuanya telah berjalan dengan baik,” urai Masrik.(eat)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles