24.2 C
Kendari
Thursday, April 18, 2024
spot_img

Monumen Gelora Perjuangan Kolaka di Sabilambo Makin Tidak Terawat

SIBERKITA.COM, KOLAKA— Monumen “Gelora Perjuangan” rakyat Kolaka yang terletak di simpang tiga kelurahan Sabilambo, kecamatan Kolaka ini tidak terawat lagi.

Sejak direnovasi pada periode kedua kepemimpinan Bupati Kolaka, Buhari Matta sekira tahun 2008 silam, hingga kini monumen tersebut hampir tidak pernah tersentuh pemeliharaan atau dibersihkan.

Saat ini, sebagian puncak monumen Gelora Perjuangan telah ditumbuhi belukar. Demikian pula sebagian dinding mulai di”hiasi” tumbuhan liar yang muncul di sela (nat) ubin.

Sementara relief yang menggambarkan situasi pertempuran, juga sudah sangat kotor “terbungkus” debu dan kotoran lainnya.

Kondisi memprihatinkan  terlihat pula pada pagar pembatas yang tidak lagi terawat, serta bekas tempelan striker atau pamflet yang makin memperburuk penampakan bangunan tersebut.

Kotor dan tidak terawat

Kondisi berbeda justru terlihat pada beberapa fasilitas/sarana lain dalam kota Kolaka yang selalu di”rias” dan ditata serapih mungkin menjelang HUT proklamasi atau hari besar lainnya.

Untuk diketahui, monumen perjuangan yang letaknya persis di depan terminal Larumbalangi dan SPBU Sabilambo merupakan penggambaran kisah heroik perjuangan rakyat Kolaka mempertahankan kemerdekaan.

Monumen tersebut awalnya dibangun pada masa kepemimpinan bupati Kolaka kedua, Letkol Lappase pada tahun 1970-an.

Di simpang tiga Sabilambo inilah beberapa pertempuran antara pejuang Kolaka melawan tentara sekutu terjadi, yang mencapai puncaknya pada 19 November 1945, saat pasukan pimpinan Andi Kasim menghadang konvoi tentara sekutu/Australia yang membawa tawanan tentara Jepang dari Pomalaa.(eat)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles