23.2 C
Kendari
Monday, May 20, 2024
spot_img

Pertama di Sulawesi Tenggara, Tenaga Kesehatan Kolaka Jalani Vaksinasi Tahap 3

Harun Masirri saat jalani vaksinasi dosis ketiga

SIBERKITA.COM, KOLAKA–Seluruh tenaga kesehatan di kabupaten Kolaka akan menjalani vaksinasi tahap ketiga secara bertahap hingga beberapa waktu kedepan.

Pemberian vaksin Covid-19 tahap ketiga untuk para tenaga kesehatan tersebut telah dimulai pelaksanaannya di Puskesmas Kolakaasi, kecamatan Latambaga, kabupaten Kolaka, Kamis (5/8/2021).

Pemberian vaksinasi dosis ke-3 tersebut diikuti beberapa tenaga kesehatan, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Harun Masirri, Juru Bicara Gustas Percepatan Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Muhammad Aris, dan Jubir Vaksinasi Covid-19 dr Azis Amin.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga untuk para tenaga kesehatan ungkap Kadis Kesehatan Harun Masirri, merupakan yang perdana dilakukan di provinsi Sulawesi Tenggara.

“Informasinya pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga ini untuk tenaga kesehatan pertama di Sulawesi Tenggara yang digunakan produksi moderna kalau sebelumnya sinovac,” ungkap Harun.

Setelah Kolakaasi, pelaksanaan vaksinasi tahap selanjutnya untuk dosis ketiga akan dilakukan di masing-masing Puskesmas atau rumah sakit.

Dikatakan Harun Masirri, pemberian vaksin  dosis ketiga bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang lebih baik kepada ujung tombak pelayanan kesehatan yang memiliki risiko besar tertular Covid.

Terkait dosis ketiga merk moderna, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Kolaka dr Azis Amin memastikan produk tersebut aman dan halal.

“Jangan khawatir vaksin ini aman dan halal. Saya juga adalah orang pertama yang divaksin moderna untuk tahap ketiga ini,” ujar pria yang akrab disapa dokter Aci itu.

Ditambahkan Aci, jumlah vaksin tahap ketiga yang disiapkan bagi tenaga kesehatan di kabupaten Kolaka kali ini sebanyak 1500 dosis.

“Jumlah tenaga kesehatan yang telah rampung di vaksin tahap pertama dan kedua 1700 tenaga kesehatan, nanti selanjutnya akan bertahap,” urainya.

Secara teknis Aci menjelaskan, tenaga kesehatan yang menjadi peserta vaksinasi tahap ketiga memiliki jeda waktu 3 bulan setelah vaksinasi tahap kedua.

“Vaksin ini mempunyai efek samping demam dan kram-kram. Kalau demam langsung minum obat penurun panas insyaallah akan aman,” pungkasnya.(eat)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles