23.2 C
Kendari
Monday, May 20, 2024
spot_img

Wardi Diangkat Jadi Ketua Dewan Pengawas BPR Bahtermas Kolaka

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bahtermas Kolaka yang digelar pada hari Kamis (19/8/2021) kemarin menetapkan untuk mengangkat Wardi sebagai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) periode 2021-2025.

Pengangkatan Wardi sebagai ketua Dewan Pengawas BPR Bahtermas Kolaka juga didasari oleh Surat Rekomendasi Bupati Kolaka nomor 580/12/2021, Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK nomor KEP-21/KO.0601/2021 tentang hasil penilaian kemampuan dan kepatutan Wardi selaku calon ketua Dewan Pengawas BPR Bahtermas Kolaka.

Selanjutnya, rekomendasi bupati Kolaka dan keputusan Dewan Komisioner OJK ini ditindaklanjuti dengan keluarnya Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor 457 tahun 2021 tentang pengangkatan Wardi sebagai ketua Dewan Pengawas BPR Bahteramas Kolaka masa bakti 2021-2025.

Untuk mencapai posisi ini, Wardi sendiri telah mengikuti serangkain tahapan sebagai calon Ketua Dewan Pengawas BPR Bahtermas Kolaka. Dimulai dengan mengikuti pelatihan sertifikasi tingkat Komisaris BPR secara virtual selama 10 hari. Kemudian dilanjutkan dengan mengukuti uji kompetensi sertifikasi tingkat komisaris di Bandung pada bulan April 2021.

Terakhir, dia juga mengikuti uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Dewan Komisaris BPR di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara pada bulan Juni 2021.

Wardi merupakan salah satu aset bagi Kabupaten Kolaka. Pria yang lahir di Pinrang-Sulawesi Selatan pada 12 Juni 1964 ini menamatkan pendidikan megisternya di Universitas Wijaya Putra tahun 2008 lalu.

Kesehariannya Wardi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka, menjabat Asisten III Bidang Administrasi dan Umum. Posisinya yang strategis bukan hal mustahil bagi Wardi untuk mampu mendorong percepatan pertumbuhan BPR Bahteramas Kolaka.

Terlebih lagi, Wardi yang dikenal sebagai sosok lowprofile ini tentu akan memiliki banyak peluang dalam mengembangkan bisnis PD BPR Bahteramas Kolaka ke arah yang lebih baik lagi.

Sebelumnya, RUPS-LB BPR Bahtermas digelar untuk memberhentikan Zulkarnain sebagai ketua Dewan Pengawas serta Abdul Razak Yusuf sebagai anggota. Kemudian mengangkat Wardi sebagai ketua Dewan Pengawas yang baru. RUPS-LB ini dihadiri oleh Sekda provinsi Sultra, Nur Endang Abbas yang mewakili Gubernur Sultra sebagai pemegang saham pengendali di BPR Bahteramas Kolaka.

Nur Endang Abbas juga mengapresiasi dewan pengawas sebelumnya yang telah menjadikan BPR Bahteramas Kolaka sebagai lembaga perbankan terbaik di wilayah Sultra. Hal ini kata dia, tidak lepas dari peranan pemerintah daerah Kolaka dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mendukung berkembangnya BPR Bahteramas Kolaka.

Sementara itu, Bupati Kolaka Ahmad Safei mengapresiasi kinerja BPR Bahtermas Kolaka yang dari tahun ke tahun terus menunjukan perubahan signifikan ke arah yang lebih baik. Menurutnya, sampai saat ini pengelolaan BPR Bahteramas Kolaka telah memberikan pencapaian yang luar biasa.

“Hal ini tidak lepas dari peranan para pengurus perusahaan serta kontribusi Pemerintah Daerah Kolaka yang terus berupaya memberikan support, baik itu berupa dana penyertaan modal melalui APBD maupun kebijakan-kebijakan pemerintah daerah terkait sumber-sumber pengelolaan angggaran bagi bank daerah ini,” katanya.

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada Zulkarnain yang telah menunaikan kewajibanya dengan baik selama dua periode menjadi ketua Dewan Pengawas BPR Bahteramas Kolaka.

Selain itu, dia berharap, Wardi sebagai ketua Dewan Pengawas yang baru dapat meningkatkan kinerja perusahaan yang telah dicapai saat ini.

Terkait hal ini, Wardi mengungkapkan bahwa kedepannya dia akan lebih banyak membangun komunikasi, koordinasi dan berkolbarasi dengan semua pihak dalam rangka meningkatkan protofolio serta pencapaian maksimal BPR Bahteramas Kolaka.

“Yang terpenting adalah, bagaimana kedepan ini melakukan aktivitas yang berkait dangan kegiatan yang positif, memperhatikan UMKM. Banyaklah, intinya bersosialisasi,” kata Wardi.

Semua strategi tersebut, lanjut Wardi harus dibarengi dengan sikap integritas yang wajib dimiliki oleh semua personel di BPR Bahtermas Kolaka. Terlebih lagi, pandemi Covid-19 saat ini yang terus menekan laju pertumbuhan ekonomi.

“Untuk itu, diperlukan sikap integritas, ulet bekerja bagi semua personel untuk mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik, meski kita dalam tekanan pamdemi Covid-19 ini,” katanya. (AS)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles