24.2 C
Kendari
Thursday, April 18, 2024
spot_img

Klub Mancing Kolaka dan Nelayan Desak Aparat Tangkap Pelaku Pemboman Ikan di Tanggetada

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Sejumlah club pemancing dan nelayan di kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku pemboman ikan di kelurahan Anaiwoi, kecamatan Tanggetada.
Nelayan asal Tanggetada, Baso mengatakan, pada hari Kamis (30/9/2021) sore, dia telah melihat lima orang warga asal kelurahan Anaiwoi yang membom ikan di perairan Tanggetada, tepatnya di sekitaran Pulau Maniang. Kelima warga itu berinisial U, D, B beserta dua rekan lainnya.
“Selesai mancing, saya lihat mereka menyelam atau serando sekitar 40 meter kebawah,” kata Baso, kepada SIBERKITA.COM, Jumat (1/10/2021).
Baso mengaku sempat menghampiri dan meminta mereka untuk tidak melakukan pemboman ikan di tempat tersebut, karena areal itu sudah menjadi lokasi pemancingan bagi warga kabupaten Kolaka.
Ternyata, himbauan Baso tersebut tidak diindahkan kelima warga itu. “Mereka hanya tersenyum dan tidak menghiraukan teguran itu. Sekitar pukul 14.00 wita, ikan hasil pemboman sudah naik pada 5 kapal yang mereka tumpangi atau kurang lebih 5 ton banyaknya,” kata Baso.
“Masa tempatnya kita mancing disitu juga dia bom, sementara diatas mereka sudah habisi,” tukasnya.
Baso menegaskan bahwa sudah sering pihaknya menyampaikan kepada warga tersebut untuk tidak melakukan pemboman ikan tapi tidak pernah ditanggapi. Ada indikasi ada pihak aparat yang membekking, sehingga mereka begitu berani melakukan hal itu.
Karena itu, nelayan Anaiwoi meminta kepada pihak aparat kepolisian untuk segera menindak tegas warga yang melakukan pemboman ikan, sebab bom ikan akan menyebabkan kerusakan lingkungan laut, khususnya ekosistem terumbu karang dan membuat ikan kecil banyak mati sia-sia.
Terpisah, Samsul salah satu anggota club pemancing di Kolaka mengingatkan semua pihak untuk turut bertanggungjawab menjaga kelestarian perairan laut. Menurutnya, peristiwa pemboman ikan yang terjadi di Tanggetada itu bukan baru kali ini saja.
” Sudah sering kami kali melihat mereka membom ikan. Tapi belum pernah ada tindakan tegas dari aparat. Para pembom justru makin merajalela,” kata Samsul.
Sementara itu Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa dikonfirmasi terkait keluhan warga itu, menyatakan, pihaknya terlebih dahulu akan mengecek informasi tersebut. (AS)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles