23.2 C
Kendari
Monday, May 20, 2024
spot_img

PT Vale Dukung Laa Waa RIver Park Desa Matano Menjadi Kawasan Wisata

SIBERKITA.COM, LUWU TIMUR – PT Vale Indonesia mendukung Laa Waa River Park di desa Matano, kabupaten Luwu Timur, sebagai salah satu destinasi wisata di Sulawesi Selatan.

Hal itu ditandai dengan pemancangan tiang pertama pada Tambatan Perahu Laa Waa River Park di desa Matano yang dihadiri oleh Assisten II Bupati Luwu Timur Masdin, Kepala Dinas Parmudora Andi Tabaccina, GM SDP PTVI Ardian Indra Putra, Kasek PKPM Manese, Kades Matano Jumahir, personil BKAD Kawasan, PIC Kawasan, Bumdes, BKSDA, Pendamping Desa, dan masyarakat setempat di desa Matano, Sabtu (28/5/2022).

Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale Indonesia Tbk, Ardian Indra Putra menuturkan dukungan mereka terhadap program ini sebagai salah satu upaya Vale dalam menyiapkan sumber-sumber ekonomi alternatif bagi masyarakat ketika sektor pertambangan tidak lagi menjanjikan di bumi Sorowako.

Ketika masa itu tiba, dia berharap sektor pertanian dan pariwisata bisa menjadi tumpuan penghidupan masyarakat yang berkelanjutan. Untuk saat ini, Laa Waa River Park di Desa Matano diharapkan sebagai salah satu destinasi wisata yang mampu menjadi sumber ekonomi baru masyarakat di Luwu Timur.

Menurutnya, sektor pariwisata akan menjadi salah satu penopang ekonomi daerah, selain sektor tambang yang memang sudah masyhur.

“Melalui program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM), ini sebagai bentuk ikhtiar kita untuk mulai menghadirkan alternatif sektor unggulan Luwu Timur yang sesuai dengan potensi alam tersedia. Sektor pariwisata bisa menjadi salah satu yang kita harapkan,” tuturnya

Ardian juga mengungkapkan, dukungan program untuk wisata Desa Matano ini telah melewati beberapa tahapan hingga akhirnya terealisasikan. “Melalui inisiatif ini bukan hanya PT Vale yang akan berkontribusi, tapi saya yakin masyarakat juga punya inisiatif dan untuk kita sinergikan bersama, sehingga dampaknya bisa dirasakan bersama,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga kabupaten Luwu Timur, Andi Tabacina mengatakan yang hadir dalam acara itu menjelaskan bahwa Desa Matano masuk dalam 50 besar dari 3.000 yang ikut dalam penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kata dia, Luwu Timur merupakan daerah terbanyak destinasi wisatanya yang mendaftarkan potensi wisatanya dalam penilaian ADWI, yaitu sebanyak 61 desa.

“Di sini banyak sekali potensi-potensi yang Pak Desa dan masyarakat harus tahu, bahwa kita memang layak 50 besar. Potensi kita bukan untuk kita diamkan, tetapi untuk kita kembangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Andi dalam acara Pemancangan Tiang Pertama Tambatan Perahu Wisata Laa Waa River Park, di desa Matano, Sabtu (28/5/2022).

Selain itu, Danau Matano adalah danau terdalam di Asia Tenggara yang usianya jutaan tahun dan terdalam ke-8 di dunia.Hal ini menjadi salah satu daya tarik yang bisa memikat wisatawan.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Matano Jumahir menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan PT Vale untuk destinasi wisata di desanya.

“Terimakasih atas bantuan PT Vale, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Setelah sekian lama pemancangan tiang perdana tambatan perahu akhirnya dapat kami lakukan,”ujarnya. (*)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest Articles